Fakta Ketogenic Diet Cancer

Penyakit kronis dan berbagai macam kanker terus bermunculan di dunia ini, dan ini sangat mematikan. Meskipun ada berbagai kemajuan luar biasa dalam perawatan kesehatan, masih belum ditemukan obat kanker yang bisa menyembuhkan tanpa memberikan resiko lebih besar kepada para pasien.

Nyatanya, ketogenic diet cancer lebih efektif dalam memerangi dan melemahkan, bahkan membunuh sel kanker karena fungsi tubuh berjalan normal kembali. Dalam panduan ketogenic diet for beginners kali ini, kita akan membahas apakah kanker benar-benar bisa disembuhkan melalui ketogenic diet.

Diet Ketogenik Membuat Sel Kanker Kelaparan

Otto Warburg, salah satu ahli biologi sel terkemuka menemukan fakta mencengangkan bahwa sel kanker tidak dapat berkembang menggunakan energi yang dihasilkan dari respirasi sel (perkembangbiakan sel itu sendiri), namun mereka berkembangbiak dari fermentasi glukosa.

Thomas Seyfried dan para peneliti kanker lainnya juga menyetujui pernyataan dari Otto Warburg tersebut, dan telah menemukan lebih lanjut bahwa sel kanker juga lebih cepat berkembangbiak jika fermentasi asam amino glutamine dalam tubuh semakin besar.

Bagaimana Ketogenic Diet Memerangi Kanker?

Dengan ketogenic diet, berarti bahwa menurunkan karbohidrat juga akan mengurangi kadar glukosa Anda, bahan bakar yang memberi makan sel-sel kanker tersebut. Ketogenic diet akan membuat tubuh Anda dalam ketosis dan akan membantu dalam memerangi sel kanker dari suplai energi mereka.

Sel kanker tidak seperti sel normal dalam banyak hal, tetapi salah satu sifat mereka yang paling unik adalah reseptor insulin. Mereka memiliki reseptor insulin sepuluh kali lebih banyak pada permukaan selnya. Ini memungkinkan sel-sel kanker untuk mengisi glukosa dan nutrisi yang berasal dari aliran darah pada tingkat yang sangat tinggi. Ketika Anda terus mengonsumsi glukosa sebagai sumber makanan utama Anda, sel-sel kanker akan terus berkembang dan menyebar. Tidak mengherankan bahwa tingkat kelangsungan hidup terendah pada pasien kanker adalah mereka yang memiliki kadar gula diatas normal.

Sel-sel kanker telah merusak mitokondria dan kekurangan kemampuan untuk menciptakan energi dari respirasi aerobik. Mereka tidak dapat memetabolisme asam lemak untuk energi. Karena alasan ini, sel kanker tumbuh subur di lingkungan yang kekurangan oksigen. Sebaliknya, sel kanker memetabolisme glukosa dan asam amino. Membatasi glukosa atau asam amino glutamin sangat penting untuk mencegah kanker dan ketogenic diet mampu berperan sebagai musuh alami dari kanker itu sendiri.

Author: blogadmin